.::The Bijaksana Institute::.

Centre for Idea Incubator

Genk Motor Bandung Berulah Lagi???

with 3 comments

pasupati-02Sebuah SMS masuk Sabtu pagi dengan isi yang cukup mengejutkan. Aku coba baca beberapa kali untuk mencoba meyakinkan bahwa aku tidak salah membaca.

“Teman2 saat ini k******* di ruang icu pavilion parahyangan lt.2, rs hasan sadikin, krn kecelakaan motor td mlm. Saat ini kondisi k******* blum sadar, dukung dlm doa ya. Klo mo jenguk bareng ketemuan dulu di kampus jam 11.30 ya. Kbrin yg laen ya.”

Berhubung aku sedang tersambung dengan internet, langsung aku posting email ke milis angkatan, dilanjutkan dengan memforward sms tersebut ke dua orang teman sindikatku. Setelah itu, barulah aku mulai bertanya-tanya, ‘kecelakaan dimana ya?’, ‘tabrakan atau jatuh ya?’, dan ‘separah apa ya?’. Setahuku, Read the rest of this entry »

Written by bijakfajar

June 7, 2009 at 10:06 am

Cerah Tapi Sepi

with one comment

926907dtjtk9z60x“…hari yang cerah…untuk jiwa yang sepi…
…begitu terang…untuk cinta yang mati…”
(Peter Pan)

Begitulah hari ini. Hari yang biasa sebenarnya. Tapi ingin kujalani dengan luar biasa. Karena memang orang-orang hebat menjalani hari demi hari dengan sesuatu yang baru.

Apa yang baru hari ini? Kuterbangun saat adzan subuh hampir menjelang. Dengan berat mata kubuka. Tidak seperti biasa. Karena memang ada yang beda di mata. Sedikit benjolan kecil sebiji jagung muncul di mata Pojok Kanan ataS. Inilah yang orang Jawa biasa menyebutnya dengan ‘timbilan’. Kusadari kemarin memang aku terlalu lama berada di depan TV untuk memantau perkembangan quick count PEMILU sekaligus di depan laptop untuk mengerjakan pekerjaanku.

Ah, inilah akibatnya jika terlalu dzalim pada salah satu anggota tubuh. Namun, seperti yang pernah diajarkan oleh orang tuaku, resep tradisional untuk penyakit ini adalah dengan mengoleskan lendir bawang putih di tempat yang sakit. Terbukti lumayan ampuh, meskipun sedikit perih awalnya. Perlahan tapi pasti, benjolan itu mulai mengecil.

Tapi kemudian ku teringat. Tugasku belum selesai. Maka bisa dipastikan seharian ini aku akan kembali berlama-lama di depan layar laptopku. Beginilah hidup seorang bujangan. Penuh dengan tugas kuliah dan tugas kerjaan. Meskipun hari ini begitu cerah, tapi jiwa ini begitu sepi…..

Written by bijakfajar

April 10, 2009 at 8:41 am

Posted in My Diary...

Please!!!

with 16 comments

Hhhhhhh……….
Desah napas lega akhirnya terhembus juga. Seiring terisinya kembali ruang ini. Setelah hampa ia sebulan lamanya.
Semenjak masuk sekolah, seolah tiada waktu kosong yang bisa kugunakan untuk menulis. Sebenarnya sih ada, tapi emang karena yang teredia hanya waktu-waktu sisa yang terisi dengan lelah, jenuh, bosan, maka menulispun menjadi prioritas kesekian yang “ah, ga penting”.
Inilah tanda-tanda orang lagi ‘futur’. You know what, bahkan tulisan inipun sebenarnya tercipta di saat menunggu hujan reda kala hasrat pulang sudah ada. Makanya wajar saja, kalau ‘ruh’ yang terasa dari tulisan inipun terasa ‘ganjil’.
Buat teman-teman sesama blogger, tolonglah, kirimkan motivasimu. Salurkanlah semangatmu. Bagilah apa yang bisa kau berkan untukku.
Sungguh, aku sangat butuh.
Please!!!!!

Written by bijakfajar

March 5, 2009 at 2:32 pm

Posted in My Diary...

Tagged with

Makhluk Tuhan Paling Sexy

with 4 comments

“….Kamulah makhluk Tuhan…
….yang tercipta..yang paling sexy…”

(Mulan Jameela-Makhluk Tuhan Paling Sexy)

Siapakah yang tidak mengenal lagu tersebut? Tidak hanya kalangan remaja dan dewasa saja penikmatnya. Akupun pernah mendengarkannya keluar dari mulut seorang bocah, yang mungkin umurnya baru beranjak 6 tahun.
Tapi kali ini, kita tidak sedang mendiskusikan tetek-bengek tentang lagu tersebut. Melainkan pada penggalan lirik yang cukup menggelitik. Sebenarnya, siapakah makhluk Tuhan yang paling sexy? Tanpa bermaksud diskriminasi gender, karena lagu ini dinyanyikan oleh seorang wanita, maka asumsi yang digunakan adalah makhluk Tuhan tersebut adalah pria.
Istilah ’sexy’ yang sudah terserap menjadi salah satu kosa kata bahasa Indonesia, jika diartikan secara bebas dari bahasa aslinya berarti: memiliki sifat yang terasosiasi dengan sex. Yaitu bentuk tubuh yang merangsang birahi, membangkitkan syahwat, menaikkan libido, dan membakar gairah. Coba tengok sejenak definisi seksi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia berikut:

3sek·si /séksi/ a merangsang rasa berahi (tt bentuk badan, pakaian, dsb)

Jika demikian, maka lekatlah pada benak kita pada spesies pria yang sering disebut ‘metroseksual’. Jika ia memiliki ciri: tubuh wangi dibalut parfum mahal, pakaian branded kelas dunia, dan punya presisi yang detil tentang perawatan tubuh luar dan dalam, maka masuklah ia pada kategori tersebut. Iconnya: David Beckham.
Pemilihan bintang sepakbola AC Milan yang pernah sebelumnya memperkuat Manchester United dan Real Madrid itu sebagai icon memanglah cerdik. Hal ini untuk menghancurkan persepsi kuno, bahwa metroseksual identik dengan homoseksual. Karena Beckham tercitrakan sebagai lelaki sejati(bukan gay), ayah dan suami yang ‘baik’, maskulin, serta profesional. Possitioning seperti itu jugalah yang ingin dicirikan oleh merk ‘metroseksual’ ini.
Sedikit menoleh pada sejarah, para mufassir berpendapat bahwa kaum Nabi Luth di kota Sodom dan Gomorah yang makmur, telah menggiring mereka menjadi bangsa pesolek. Karena seringnya berdandan, mengakibatkan para lelaki mengagumi ketampanan. Itulah akar pohon penyimpangan yang menyebabkan Allah menurunkan azabnya ketika itu.
Sampai di sini, hipotesa kita adalah: makhluk Tuhan(pria) yang paling sexy adalah pria metroseksual. Jangan senang dulu kawan. Karena di dunia ini tiada yang abadi. Begitu pula dengan tren ini.
Menurut sebuah riset di Euro RSCG, bahwa pria masa depan adalah: Uberseksual. Istilah uber, berasal dari kosakata Jerman yang berarti ‘di atas’ atau ’superior’. Sehingga, konsep uberseksual menitikberatkan pada keunggulan kualitatif.
Pria uberseksual, menurut Marian Salzman-Kepala Riset di Euro RSCG-, adalah pria yang menggunakan aspek positif maskulinitas(kepercayaan diri, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap orang lain) dalam kehidupannya. Karakter paling kuat dari seorang pria uberseksual adalah sangat peduli pada nilai dan prinsip hidup. Sehingga tidak salah jika spesies ini lebih memilih untuk memperkaya ilmu dan wawasannya di jeda-jeda waktu kosong yang dimiliki. Bono U2 yang menggunakan sisa waktunya di sela kesibukan turnya untuk kegiatan memerangi kemiskinan dan kelaparan di Afrika adalah salah satu contoh tokohnya.
Yang perlu diingat, bahwa pria uberseksual bukan berarti tidak menarik secara penampilan. Aura yang memancar menjadi suatu kutub magnet yang alami. Mereka elegan dengan tampilan sederhana sekalipun.
Jadi, terminologi sexy perlu diredefinisi atau paling tidak mengalami perluasan makna. Dunia membutuhkan ‘pria-pria sexy’ yang memberikan kontribusi konkritnya demi kehidupan yang lebih baik. Bahkan,bukan tidak mungkin tren dunia selanjutnya akan bergeser(lagi) membentuk spesies baru, yaitu pria-pria yang tidak hanya menarik secara penampilan, cerdas secara pemikiran, namun juga kokoh dalam keimanan(baca: memiliki spiritualitas tinggi).

================================================================

Reference:

Jalan Cinta Para Pejuang(bab Lelaki-lelaki Pelangi): Salim A Fillah

Written by bijakfajar

February 5, 2009 at 7:45 am

Hari Pertama Masuk Sekolah

with 12 comments

Pengalaman pertama menjalani peran sebagai murid sekolah bisnis dan manajemen ITB memberikan kesan mendalam tak terlupakan. Sistem, lingkungan, metode, dan perangkat yang semuanya baru, memaksa untuk senantiasa beradaptasi cepat. Pada kesempatan ini, ijinkan aku membagikannya padamu kawan.
Sejak awal, selama masa orientasi, sudah ditegaskan bahwa kedisiplinan harus dijunjung tinggi. Tidak ada toleransi keterlambatan pada setiap sesi perkuliahan. Ketika dentang jam sudah menunjukkan waktu perkuliahan dimulai-sesuai jadwal-, maka yang sudah berada lebih dulu di dalam ruang kelas, berhak mengunci pintu dari dalam. Artinya, siapapun-mahasiswa atau dosen-yang datang setelahnya, tidak berhak untuk masuk mengikuti sesi kuliah saat itu.
Hal lainnya yang kurasakan berbeda adalah penjadwalan kuliah. Kalau dulu ketika masa undergraduate jadwal untuk satu mata kuliah dipecah menjadi beberapa hari dalam satu minggu. Kini, satu mata kuliah akan dijalankan pada satu hari, yang dibagi menjadi beberapa sesi. Semisal mata kuliah bernilai 3 SKS, maka satu hari dibagi menjadi 3 sesi. Sedangkan untuk mata kuliah bernilai 2 SKS, satu hari dibagi menjadi 2 sesi. Sedangkan 1 sesi berdurasi selama 1,5 jam, dan ada jeda antar sesi yang bisa digunakan untuk rehat.
Tidakkah ada kejenuhan jika satu mata kuliah dirapel dalam satu hari? Inilah salah satu perbedaan yang kuanggap sebagai satu kelebihan. Yaitu penggunaan case study untuk menyampaikan materi. Jadi jika satu mata kuliah dibagi menjadi 3 sesi dalam 1 hari, maka pembagiannya akan seperti ini:

  • sesi pertama: dosen masuk kelas menjelaskan materi
  • sesi kedua: diskusi kelompok-yang disebut dengan sindikat- di ruangan masing-masing. 1 sindikat mendapat 1 ruangan .
  • sesi ketiga: presentasi hasil diskusi sindikat dan diskusi kelas.

Awalnya,metode seperti ini diterapkan di fakultas hukum Harvard University untuk mensimulasikan kasus peradilan.

picture-076

Pertemuan pertama tiap mata kuliah, mahasiswa akan diberi satu map besar berisi lebih dari 10 kasus nyata dalam dunia bisnis,berbahasa Inggris, yang langsung dibeli secara original dari Harvard Business School. Tapi apalah arti sebuah merk. Toh, setahuku belum ada satu CEO perusahaan besar dunia yang lulusan Harvard Business School. Kalau yang DO sih ada. ^_^.

Satu case study minimal terdiri dari 10 halaman A4. Dan harus dikuasai setiap harinya, karena selalu ada presentasi dan diskusi di tiap kali pertemuan. Tidak salah jika partisipasi mendapat peringkat tertinggi dalam hal prosentase nilai total. Lebih tinggi dibandingkan nilai UTS, UAS, dan laporan tertulis. Ah,inilah hari-hariku ke depan.

Dengan penggunaan studi kasus yang real, diharapkan pemahaman mahasiswa akan lebih mudah dibentuk, dibandingkan dengan sekedar membaca teori dari buku-buku yang saking tebalnya bisa dijadikan bantal. Itulah bagian dari masa lalu.

Maka kupikir, ada baiknya metode ini bisa diterapkan di program studi lain, bahkan untuk level undergraduate. Meskipun, sebaik-baik tempat mencari ilmu adalah dengan langsung menceburkan diri, setidaknya pendekatan seperti ini bisa lebih mendekatkan gambaran tentang bagaimana tercebur dengan baik dan benar. Harapannya, sistem pendidikan di Indonesia-secara umum- bisa membaik.

Written by bijakfajar

February 3, 2009 at 7:40 am

Parade Gaza

leave a comment »

picture-044

======================================================================

picture-0381

=====================================================================

picture-0402

======================================================================

picture-0411

=====================================================================

picture-042picture-046

*dijepret2 di sini

Written by bijakfajar

February 3, 2009 at 7:17 am

Posted in Photography, Stuff

Tagged with , , ,

Buah Tangan Dari Palestine

with 11 comments

picture-035Biasanya setiap kita pulang dari mengunjungi suatu tempat, ada sedikit oleh-oleh yang bisa kita bagi kepada sanak saudara, kerabat, dan sahabat. Bentuknya bisa berupa apa saja. Maka tidak ada salahnya Saya sedikit membagi buah tangan dari kunjungan Saya ke (Konser Amal & Malam Ekspresi) Palestine Senin malam yang lalu(26 Januari 2009). Acara yang diadakan oleh Komite Nasional untuk Rakyat Palestine(KNRP) di Sasana Budaya Ganesha(Sabuga) ini memang dimaksudkan untuk menggalang dana bagi rakyat Palestine yang menderita akibat ulah biadab Zionis Israel yang menggempur Gaza selama 22 hari. Hasilnya memang luar biasa. Tiga jam acara digelar, terkumpul dana sekitar 1 Milyar 89 Juta sekian rupiah.

Sebelum memasuki gedung Sabuga, pengunjung sudah disuguhi oleh aksi teatrikal yang menggambarkan kebiadaban militer Israel melawan kegigihan juang pasukan HAMAS.

picture-034

Pintu Masuk Sabuga yang menjadi panggung teatrikal

Masuk lebih dalam, maka pengunjung akan mendapati pameran poster dan photo yang menggambarkan kondisi di Gaza selama 22 hari invasi Israel.

Seorang bapak sedang menghayati poster

Seorang bapak sedang menghayati poster

Sekitar pukul 20:30, barulah tamu yang ditunggu-tunggu hadir, yaitu Ketua MPR-Hidayat Nur Wahid-, Gubernur Jabar-Ahmad Heryawan-, & sesepuh di Jawa Barat-Hilmi Aminudin-. Acara memang mengalami keterlambatan 1,5 jam dari yang dijadwalkan sebelumnya.

Ahmad Heryawan, Hidayat Nur Wahid, Hilmi Aminudin

Ahmad Heryawan, Hidayat Nur Wahid, Hilmi Aminudin

Tanpa menunggu lebih malam lagi, acara langsung dimulai dengan senandung ‘We Will Not Go Down’ dari grup yang Saya lupa namanya ^_^.

"We will not go down..in the night, without a fight..."

"We will not go down..in the night, without a fight..."

Selanjutnya acara diisi dengan sambutan, puisi, nasyid, lelang barang, dan pengumpulan dana dari para pengunjung. Ternyata pengunjung acara ini tidak hanya dari kalangan dewasa, bahkan balitapun dilibatkan.

Dua bocah yang juga tampak menikmati acara ^_^

Dua bocah yang juga tampak menikmati acara ^_^

Sekitar jam setengah 12 acara berakhir. Apalagi yang diincar oleh seorang Exist(bukan narsis kata seorang teman) seperti Saya selain mencari-cari kesempatan mengambil gambar tokoh dan photo bareng tokoh. Hasilnya cukup menggembirakan. Tidak sia-sia menunda kepulangan padahal sudah merasa ngantuk. Hidayat Nur Wahid & Hilmi Aminudin berhasil tertangkap kamera dari jarak yang sangat dekat. Lainnya, Ahmad Heryawan & Ebith Beat A harus bangga berphoto bersama Saya :-p

picture-065

Hidayat Nur Wahid

picture-066

Hilmi Aminudin

Gubernur Jawa Barat-Ahmad Heryawan-(kanan) bersama Direktur The Bijaksana Institute-Bijak Fajar Putranto-(kiri)

Gubernur Jawa Barat-Ahmad Heryawan-(kanan) bersama Direktur The Bijaksana Institute-Bijak Fajar Putranto-(kiri)

Nasyid Rapper-Ebith Beat A- bersama Direktur The Bijaksana Institute-Bijak Fajar Putranto

Nasyid Rapper-Ebith Beat A- bersama Direktur The Bijaksana Institute-Bijak Fajar Putranto

Semoga apa yang Saya bagi ini bisa menjadi penghibur hati rekan-rekan yang tidak sempat hadir. Mohon maaf apabila ada yang *cape dee…* Piss!!

Allahu Akbar!!!!

Written by bijakfajar

February 1, 2009 at 11:52 am

Duka Nestapa Seorang Bujang

with 17 comments

Malang nian nasib orang yang, oleh Allah, dicabut dari hatinya keinginan untuk beramal, berbuat baik. Sebagai suatu yang saling menggantikan, jika tidak berbuat baik, maka bisa dipastikan akan berlaku negasinya, berbuat buruk. Karena tidak mungkin tindakan bersifat netral. Pasti satu diantara dua pilihan, baik atau buruk. Ibadah atau maksiat. Manfaat atau madharat.

Jika menikah adalah salah satu ranting dari pohon ibadah, maka keinginan untuk menikah adalah salah satu wujud keinginan untuk berbuat baik. Masalahnya, itulah yang akhir-akhir ini hilang dari hatiku. Bisa kukatakan bahwa ia telah hilang, karena ia pernah tersimpan di hatiku semenjak semester 4 sampai menjelang aku menyelesaikan semester 8. Ini serius. Bahwa keinginan itu sudah lama ada. Hanya saja tinggal menunggu restu orang tua yang akan ada ketika aku telah mampu menafkahi. Perkara kemampuan untuk menafkahi, ternyata masih dipandang sempit oleh sebagian besar orang, bahwa ia haruslah melewati tahap lulus kuliah kemudian bekerja. Namun sebagai anak yang berbakti dan tidak ingin dianggap durhaka pada orang tua, maka akupun berusaha tegar menjalaninya.

Anehnya, ketika saat ini satu tahap telah kulewati(baca:lulus kuliah), dan aku memiliki kesempatan untuk segera berpenghasilan(baca:mencari kerja), aku malah memilih untuk menunda itu, menempuh jalan memutar yang lebih jauh untuk sampai di tempat tujuan. Ah, kemana perginya keinginan untuk beribadah itu?

Salim A Fillah, dalam bukunya ‘Gue Never Die’, pernah menyebutkan bahwa hanya ada dua alasan seorang lelaki menunda menikah. Pertama, karena banyak maksiat. Kedua, diragukan kejantanannya. Kalau aku boleh memilih antara dua alasan itu, aku memilih untuk tidak pada kedua-duanya. Sungguh pilihan yang sulit, kawan.

Sekarang Aku hanya memiliki satu pilihan.  Perbaiki amalan, kurangi kealpaan. Sungguh aku tak ingin menjadi seburuk-buruk mayat, yang ia adalah mayat seorang bujang(Al-Hadits). Tak lupa berdoa, smoga diberi ketegaran jiwa. Sampai saat itu tiba, ku akan sabar menantinya. Satu renungan dari seorang saudara:‘Rendahkan hati, tinggikan mutu’. Semoga ini juga menginspirasimu, teman. Allahu akbar!!!

Written by bijakfajar

January 26, 2009 at 6:11 am

Saatnya Hijrah

with 13 comments

555753616_03479bd7751Hijrah, bukanlah suatu hal yang luar biasa bagiku. Tentunya dengan definisi hijrah dalam arti sempit, yaitu berpindah secara fisik. Setidaknya, sampai saat ini, ketika Aku sudah berusia 22 tahun menurut tahun masehi dan 23 tahun menurut tahun hijriah, Aku sudah berkali-kali mengalami pindah kediaman.

Sedikit berbagi perjalanan kehidupan. Aku dilahirkan di Pasuruan, Jawa Timur. Menginjak usia 1,5 tahun Aku-dan keluarga tentunya- pindah ke Tarakan, Kalimantan Timur. Memasuki umur 4 tahun, Bandung-Jawa Barat- menjadi tempat tinggal Kami. Tidak terlalu lama, memasuki usia TK-nol besar- Kami sekeluarga pindah ke Padang, Sumatera Barat. Empat tahun kemudian, Kami berpindah ke Medan, Sumatera Utara. Lalu, ketika aku masuk tingkat SMP,-untuk yang terakhir kalinya- Kami sekeluarga dipindahkan ke Semarang, Jawa Tengah. Sampai saat ini, setiap Aku ditanya “Asalnya mana?”, maka bisa dipastikan jawabanku adalah “Semarang.” Walaupun Aku sekarang telah menjadi penduduk kota Bandung(lagi)-demi menuntut ilmu- orang tua(dan adikku) masih tinggal di Semarang. FYI, kedua orang tuaku(dulunya) adalah pegawai salah satu BUMN yang mengurusi bidang telekomunikasi(halah, bilang aja TELKOM!).

Kebiasaan nomadenku, ternyata masih tetap berlanjut sampai saat ini. Read the rest of this entry »

Written by bijakfajar

January 17, 2009 at 4:08 pm

Posted in Stuff, experience, hobbies

Patroli Terik Hari

with 6 comments

Sepertinya bakal jadi agenda rutin yang akan Saya lakukan setiap tiga bulan sekali, insya Allah. Yaitu melakukan patroli ke semua link yang ada pada blogroll. Kalau istilah umumnya blogwalking. Selain untuk tetap menjaga silaturahim dengan temen-temen blogger, juga agar bisa diketahui dengan segera rumah mana saja yang memang sudah ditinggalkan penghuninya.

Inspeksi kali ini adalah untuk yang kedua kalinya. Sebelumnya, Saya juga sudah membuat laporan tertulisnya di sini. Aturan mainnya masih tetap sama, yaitu blog yang sudah tidak di-update lagi dalam kurun waktu enam bulan(terakhir posting tanggal 17 Juli 2008), maka akan dengan segera disingkirkan dari blogroll. Maap, bukan maksudnya ngusir, tapi emang baiknya segera menyingkir! ^_^

Nah, setelah beberapa jenak melakukan pemeriksaan, ini dia beberapa blog yang harus tereliminasi:

  • Akhmad Deniar PK [http://www.deniar.net/]–>domainnya expired
  • Dela Arundina [http://zenletion.wordpress.com/]–>terakhir posting 5 Mei 2008
  • Hary Haryono [http://bosshary.blogdetik.com/]–>blognya dihapus sama empunya
  • Kurnia Rizqiani [http://rizqianie.wordpress.com/]–>terakhir posting 12 Mei 2008
  • Mirza Akhena [http://mirkenken.wordpress.com/]–>terakhir posting 15 Mei 2008
  • Riza Dwi [http://rizainside.wordpress.com/]–>terakhir posting 11 Juli 2008
  • Ratri Priyandewi [http://gerbanglogikaku.blogspot.com/]–>terakhir posting 2 Juni 2008
  • Wiwit Setiadi [http://kangmaswiwit.wordpress.com/]–>terakhir posting 30 Mei 2008
  • Yudi Maryanto [http://firstyuyu.wordpress.com/]–>terakhir posting 30 Juni 2008

Ah, akhirnya selesai juga. Walaupun ini termasuk kategori tulisan ‘ga penting’, tapi setidaknya ini menyulut Saya untuk bisa lebih istiqomah dalam menulis. Atau bisa dibilang postingan kali ini cuma untuk mengisi waktu luang di Sabtu siang. Emang! :-D

Written by bijakfajar

January 17, 2009 at 2:36 pm

Posted in experience

Tagged with , , ,