#bijakfputranto

@bijakfputranto

Posts Tagged ‘twitter

Life’s Simple, We’re Complex

leave a comment »

Beberapa waktu belakangan, banyak “pakar” dadakan yang tiba-tiba merasa menguasai teori tentang pernikahan. Kultwit tentang #nikah silih berganti memenuhi lini masa Twitter. Saya tidak menyalahkan, karena memang itu hak siapa saja, apalagi jika diniatkan untuk berbagi. Saya dukung 100%!
Terlepas dari isi kultwit yang kebanyakan diisi pendapat dan pengalaman pribadi, tapi persepsi yang Saya dapatkan bahwa semenjak kemunculan Twitter, tentang jodoh dan pernikahan menjadi semakin kompleks. Kenapa?
Entah bagaimana asal mulanya, tapi Saya merasakan sendiri, saat ini ketika seorang “dewasa” tak punya pasangan alias jomblo, seperti suatu kekurangan yang malu diungkapkan. Masalah? Tentu, karena masih terlalu banyak permasalahan sosial yang harus kita atasi daripada sekedar memikirkan kejombloan yang lebih bersifat pribadi dan (maaf) ga penting! Bayangkan berapa banyak hal positif bisa dikerjakan jika waktu benar-benar dimanfaatkan untuk kontribusi sosial, seperti masa media sosial belum eksis.
Wajar sih kalau pemuda (dan mahasiswa) sekarang kurang ber’taji’. Mayoritas hanya koar-koar di media sosial, tanpa berani turun ke jalan. Alasan mereka, jaman sudah berubah. Padahal itu hanya tutupan atas kelemahan mereka.
Eksis di media sosial penting, tapi kontribusi di dunia nyata berjuta kali lebih berharga. <–yang ini teguran untuk Saya pribadi. Oiya, tentang eksistensi di dunia maya, Saya lebih menyarankan untuk lebih mengaktifkan blog daripada hanya sekedar akun Twitter. Untuk tweeps yang baru mulai nge-blog, jadikan saja blog sebagai wadah mengumpulkan twit, kalau masih susah untuk menulis satu artikel. Semoga bermanfaat.

-ditulis di Solo, sambil menunggu adzan Dzuhur-

Advertisements

Written by Bijak F. Putranto

August 21, 2012 at 12:08 pm

Posted in Opini

Tagged with , ,

Kenapa bijak.me?

with 3 comments

Saat ini memilih sebuah brand tidaklah semudah sebelumnya. Karena kita perlu memastikan bahwa brand tersebut belum dipakai oleh orang lain, setidaknya di dua hal: alamat domain dan akun Twitter. Kepemilikan terhadap dua hal tersebut menjadi sangat penting, karena seolah kita memiliki legitimasi terhadap terhadap sebuah nama, meskipun kita belum mendaftarkannya secara legal di instansi yang menangani HaKI. Masih segar dalam ingatan, ketika Facebook membeli alamat domain fb.com yang kalau tidak salah nilainya mencapai milyaran rupiah. Karena nama begitu berharga.

Kalau alamat domain, mungkin kita bisa memvariasikan dengan ekstensi yang berbeda selain yang familiar tentunya (.com, .net, .org). Ada TLD (Top Level Domain) yang mencirikan negara (.us, .in, .sg). Namun di Twitter, susah rasanya saat ini untuk mendapatkan nama yang benar-benar sesuai dengan keinginan kita. Karena biasanya ada saja orang yang me-reserved akun Twitter tertentu, namun tidak digunakan. Mungkin ingin dijual suatu saat nanti ketika ada yang menginginkannya. -_-

Mempunyai nama yang, meskipun tidak umum untuk orang Indonesia, tapi sangat sering dijumpai di buku-buku pelajaran agama, PPKn, atau ilmu sosial, membuat Saya pasrah ketika alamat domain bijak.com, bijak,net, atau bijak.org sudah diambil orang lain. Apalagi Saya lumayan telat ta’aruf sama Twitter. Jadilah Saya bingung ketika mau membeli alamat domain baru untuk bijakfajar.wordpress.com.

Akun Twitter Saya: @bijakfputranto, tapi rasanya untuk sebuah alamat domain, bijakfputranto.com kurang oke, disamping juga agak ribet kalau di jalan ketemu wartawan lantas ditanya: “mas bijak, alamat blog-nya apa?” :p
Jadi, nama domain yang simple WAJIB hukumnya. Karena Saya ga mau repot mengurusi hostingan, jadilah tetap pakai blog yang di-host di wordpress.com, namun dengan alamat domain yang disediakan oleh WordPress. Dan hanya domain [dot]me saja yang tersisa untuk ‘bijak’. Tanpa pikir panjang, ya terbelilah akhirnya domain bijak.me ini.

Belakangan, Saya jadi memikirkan filosofi dari domain bijak.me. Banyak yang bisa dipaksakan ternyata 😀

Domain [dot]me yang sebenernya ccTLD untuk Montenegro, bisa diartikan sebagai ekspresi personal. It’s me! Di situs domain.me yang mempromosikan penggunaan domain [dot]me, juga di-brandingkan “Express Yourself.” Selain itu juga sudah banyak situs populer yang menggunakan domain ini, sebut saja: About.me, Connect.me, Formspring.me, Tango.me. WordPress dan Facebook juga menggunakan domain [dot]me untuk link-shortener. Meskipun begitu, di Twitter domain [dot]me tidak dianggap link (harus pakai tambahan http:// di depannya untuk bisa jadi link).

Sesuai dengan filosofi [dot]me yang ‘Express Yourself’, blog ini (sekali lagi) memang lebih banyak berisi hal-hal pribadi, meskipun sedikit demi sedikit Saya belajar menulis artikel umum yang bisa dikomersilkan. Domain bijak.me juga bisa dipaksakan sebagai gelar yang suatu saat nanti mungkin Saya sandang: Bijak, Master in Entrepreneurship (ME). Amiin. 😀

-Minggu pagi. Sendiri. Sudah mandi. Akhirnya bikin postingan ini.-

The Project: 2 Years With Twitter

with one comment

22 Juli nanti, tepat dua tahun Saya menggunakan Twitter. Thank you for accompanying me so far! Dengan jumlah tweet lebih dari 8500, Saya merasa perlu me-review apa aja sih yang sudah Saya kicaukan. Mungkin banyak yang beranggapan: “ah, tak penting!” Tapi untuk Saya pribadi, review ini akan menyegarkan kembali memori & siapa tahu ada secuplik pelajaran yang bisa diambil.

Kumpulan tweet ini nantinya akan dikelompokkan berdasarkan bulan, berarti nanti ada 24 postingan kumpulan tweet.

Selamat menikmati! <– #monolog.

Written by Bijak F. Putranto

July 5, 2012 at 10:42 pm

Posted in Daily

Tagged with , ,