#bijakfputranto

@bijakfputranto

Posts Tagged ‘MBA ITB

ColorLabs Sponsors bijak.me! :D

with one comment

125x125_blueHari ke-tiga nge-blog (lagi).

Tiga hari terakhir ini Saya jadi punya waktu luang untuk mengisi blog ini lagi, karena ummi @irmakamelia & baby @ziahaura lagi ke nikahan sepupu di Solo. Sepi, jadinya Saya lebih memilih untuk pulang malam. Dan kembalinya Saya nge-blog ini, ternyata diikuti juga oleh sahabat Saya yang membahas tentang hasil survey pilgub Jabar. 😀 Btw, hari ini Saya nge-net gratis di kampus MBA ITB, tempat Saya ambil gelar MBA Saya dulu.

Sudah lumayan lama ga update widget blog, akhirnya hari ini kalian akan lihat beberapa perubahan di sisi kanan blog ini. Beberapa perubahannya adalah:

  1. Saya memasang banner dari ColorLabs, karena Saya ikutan program affiliasinya semenjak beli WordPress Theme untuk website Rintis.Co. Jadi yang lagi butuh wordpress theme yang unyu-unyu, silakan langsung mampir saja ke TKP ya 🙂
  2. Saya #barutahu kalau about.me punya widget di WP, jadilah Saya pasang & menghapus text #bijakfputranto yang selama ini ada di bagian bawah sisi kanan & badge LinkedIn serta Google+, karena badge about.me sudah menampilkan semua kanal media sosial Saya.
  3. Badge “terverifikasi di blog direktori Saling-Silang” juga Saya hilangkan, karena yang bersangkutan sudah tiada. Hiks!
  4. Sebenarnya mau memasang badge afiliasi ke go.co juga, cuma ternyata aplikasi Saya masih dipending. Fyi, tiap kita yang beli domain .co bakal dapat special offers sebagai member go.co
Advertisements

Written by Bijak F. Putranto

February 22, 2013 at 8:47 pm

#BookContent: How to get a PhD

leave a comment »

This book I borrowed from MBA-ITB Library last Saturday using @emfajar account. I'm targeting to finish reading this book within two weeks. In order to understand the content easily, I made kind-of Mind Map from book's content.

Written by Bijak F. Putranto

April 19, 2011 at 2:54 pm

Posted in Image, Review, Stuff

Tagged with , ,

MBA ITB Jakarta Bizplan Idea Competition

leave a comment »

Sekolah Bisnis dan Manajemen-Institut Teknologi Bandung (SBM-ITB) melalui program studi MBA ITB Jakarta bekerja sama dengan CIEL (Center of Innovation, Entrepreneurship, and Leadership) mengadakan kompetisi ide bisnis bagi mahasiswa S1. Tujuannya adalah memunculkan lebih banyak lagi mahasiswa dan sarjana yang memiliki semangat bisnis. Sifat kompetisi ini bisa individu atau tim dengan jumlah anggota maksimal tiga orang. Pemenang pertama kompetisi ini akan mendapat hadiah Rp.10 juta, yang bisa digunakan untuk merealisasikan ide bisnis atau jika bisnis sudah dijalankan, bisa untuk tambahan modal pengembangan usaha. Batas akhir pengumpulan proposal ide bisnis adalah tanggal 6 April 2011. Jika tertarik, Read the rest of this entry »

Written by Bijak F. Putranto

March 28, 2011 at 1:20 pm

Posted in Event

Tagged with , , , , ,

SBM ITB: Sekolah Bisnis Terbaik 2009

with 4 comments

Tidak ada yang melebihi kebahagian menyambut pagi, selain datangnya kabar gembira yang tidak disangka-sangka. Baru beberapa saat setelah aku Online di kampus MBA ITB, seorang kawan menyapa lewat Yahoo! Messenger. Dia memberitahukan bahwa SBM ITB mendapat predikat Sekolah Bisnis Terbaik Indonesia 2009 versi Majalah SWA. Hal ini kurasa cukup membanggakan, karena memang persaingan yang begitu ketat di arena ini. Sebut saja UI, UGM, Prasetya Mulya, dan PPM yang memiliki sekolah bisnis berkualitas.

Tantangan selanjutnya adalah bagaimana cara untuk bisa mempertahankan prestasi ini, bahkan harus lebih baik lagi di masa yang akan datang. Buat rekan-rekanku di sekolah bisnis yang lain, mari kita berlomba-lomba untuk bisa menjadi yang terbaik. Masa depan Indonesia di tangan kita.

Berita lebih lengkapnya, bisa dibaca sendiri di Majalah SWA terbaru edisi 26 November 2009 atau baca di sini.

Written by Bijak F. Putranto

December 1, 2009 at 9:24 am

Posted in Uncategorized

Tagged with , , , , ,

Hari Pertama Masuk Sekolah

with 12 comments

Pengalaman pertama menjalani peran sebagai murid sekolah bisnis dan manajemen ITB memberikan kesan mendalam tak terlupakan. Sistem, lingkungan, metode, dan perangkat yang semuanya baru, memaksa untuk senantiasa beradaptasi cepat. Pada kesempatan ini, ijinkan aku membagikannya padamu kawan.
Sejak awal, selama masa orientasi, sudah ditegaskan bahwa kedisiplinan harus dijunjung tinggi. Tidak ada toleransi keterlambatan pada setiap sesi perkuliahan. Ketika dentang jam sudah menunjukkan waktu perkuliahan dimulai-sesuai jadwal-, maka yang sudah berada lebih dulu di dalam ruang kelas, berhak mengunci pintu dari dalam. Artinya, siapapun-mahasiswa atau dosen-yang datang setelahnya, tidak berhak untuk masuk mengikuti sesi kuliah saat itu.
Hal lainnya yang kurasakan berbeda adalah penjadwalan kuliah. Kalau dulu ketika masa undergraduate jadwal untuk satu mata kuliah dipecah menjadi beberapa hari dalam satu minggu. Kini, satu mata kuliah akan dijalankan pada satu hari, yang dibagi menjadi beberapa sesi. Semisal mata kuliah bernilai 3 SKS, maka satu hari dibagi menjadi 3 sesi. Sedangkan untuk mata kuliah bernilai 2 SKS, satu hari dibagi menjadi 2 sesi. Sedangkan 1 sesi berdurasi selama 1,5 jam, dan ada jeda antar sesi yang bisa digunakan untuk rehat.
Tidakkah ada kejenuhan jika satu mata kuliah dirapel dalam satu hari? Inilah salah satu perbedaan yang kuanggap sebagai satu kelebihan. Yaitu penggunaan case study untuk menyampaikan materi. Jadi jika satu mata kuliah dibagi menjadi 3 sesi dalam 1 hari, maka pembagiannya akan seperti ini:

  • sesi pertama: dosen masuk kelas menjelaskan materi
  • sesi kedua: diskusi kelompok-yang disebut dengan sindikat– di ruangan masing-masing. 1 sindikat mendapat 1 ruangan .
  • sesi ketiga: presentasi hasil diskusi sindikat dan diskusi kelas.

Awalnya,metode seperti ini diterapkan di fakultas hukum Harvard University untuk mensimulasikan kasus peradilan.

picture-076

Pertemuan pertama tiap mata kuliah, mahasiswa akan diberi satu map besar berisi lebih dari 10 kasus nyata dalam dunia bisnis,berbahasa Inggris, yang langsung dibeli secara original dari Harvard Business School. Tapi apalah arti sebuah merk. Toh, setahuku belum ada satu CEO perusahaan besar dunia yang lulusan Harvard Business School. Kalau yang DO sih ada. ^_^.

Satu case study minimal terdiri dari 10 halaman A4. Dan harus dikuasai setiap harinya, karena selalu ada presentasi dan diskusi di tiap kali pertemuan. Tidak salah jika partisipasi mendapat peringkat tertinggi dalam hal prosentase nilai total. Lebih tinggi dibandingkan nilai UTS, UAS, dan laporan tertulis. Ah,inilah hari-hariku ke depan.

Dengan penggunaan studi kasus yang real, diharapkan pemahaman mahasiswa akan lebih mudah dibentuk, dibandingkan dengan sekedar membaca teori dari buku-buku yang saking tebalnya bisa dijadikan bantal. Itulah bagian dari masa lalu.

Maka kupikir, ada baiknya metode ini bisa diterapkan di program studi lain, bahkan untuk level undergraduate. Meskipun, sebaik-baik tempat mencari ilmu adalah dengan langsung menceburkan diri, setidaknya pendekatan seperti ini bisa lebih mendekatkan gambaran tentang bagaimana tercebur dengan baik dan benar. Harapannya, sistem pendidikan di Indonesia-secara umum- bisa membaik.

Written by Bijak F. Putranto

February 3, 2009 at 7:40 am

Posted in Uncategorized

Tagged with , , , ,

New Session of My Life

with 12 comments

1januari-075Ibarat film seri yang dipartisi menjadi beberapa session, seperti itulah juga kehidupan. Ada momen-momen yang bertindak sebagai sekat antar episode. Kehidupan, kematian, pernikahan, perceraian, dan lain sebagainya. Bagi seorang muslim yang diwajibkan mencari ilmu, maka kenaikan jenjang di institusi formal bisa juga menjadi salah satunya, walaupun kewajiban itu tidak selalu harus digugurkan di lembaga formal.

Maka inilah hidupku. Yang baru saja memasuki tahapan baru pendidikan formal, pascasarjana atau es-dua. Diterima di salah satu perguruan tinggi ternama di Indonesia(konon yang terbaik di Indonesia menurut beberapa survey)-Institut Teknologi Bandung(ITB)-, di program studi yang sama sekali berbeda dengan yang pernah kutempuh sebelumnya-Master of Business Administration(MBA).

Maka ku akan belajar dari kesalahanku sebelumnya. Yang tidak mengikat ilmu dengan menuliskannya. Insya Allah, di episode baru hidupku-juga hidup blog ini- akan ada beberapa seri tulisan tentang ilmu yang kudapat di ruang kelas. Stay tuned!

Written by Bijak F. Putranto

January 16, 2009 at 10:31 am

Posted in Uncategorized

Tagged with ,