#bijakfputranto

@bijakfputranto

Turunkan Bambang Wibiyanto!

leave a comment »

Di tengah hiruk pikuk masyarakat Indonesia yang menginginkan Nurdin Halid mundur dari jabatannya sebagai ketua PSSI, Saya lebih memilih untuk menginginkan turunnya Direktur PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ), Bambang Wibiyanto. Alasannya sederhana, “dosa-dosa” yang dia lakukan jauh lebih berdampak besar bagi kondisi negeri ini.
Kalau Nurdin dicap koruptor, diktator, mafia dan lain sebagainya, namun bagi Saya tidak terlalu berdampak banyak-setidaknya dampak langsungnya-. Saya sendiri bukan fanatik sepak bola, khususnya sepak bola tanah air. Saya lebih suka bermain futsal, daripada memantau klasemen sementara. Lebih-lebih, konflik per-PSSI-an banyak mengandung unsur politis. Ia hanya berkutat di masalah rebutan kue kekuasaan. Jih!
Tapi ini masalah serius buat Saya, kalau bicara masalah kinerja operasional KRL yang buruknya naudzubillah dunia akherat. Pasti, karena dampak langsungnya buat Saya-dan keluarga Saya-. Kalau masalah-masalah per-KRL-an diinvetarisasi, bisa jadi tidak cukup buku tulis Sinar Dunia yang biasa dipakai anak sekolahan untuk menampungnya. Pulpen PILOT pun, akan habis demi menuliskan sejarah buruknya.
Sebenarnya ini tidak bicara masalah Saya semata. Ini tentang hajat hidup orang banyak, dan perekonomian Indonesia. Ambil satu contoh kasus: KRL yang sering terlambat. Mayoritas pengguna KRL (Saya bisa perkirakan 90% lebih) adalah karyawan yang memanfaatkan jasa KRL untuk menuju lokasi kerja. Jika KRL ini terlambat, maka terlambat juga lah sampai di kantor. Efek idealisnya kerjaan jadi tertunda, apalagi jika kerjaan tersebut adalah proyek antar instansi. Maka ini akan mengakibatkan dampak sistemik. Efek personalnya, karyawan akan mendapat potongan gaji -karena terlambat- akibatnya pendapatan berkurang. Belum lagi karena kesal, kinerja menurun sehingga atasan tidak puas dan akhirnya bonus berkurang. Jika kondisi keuangan tidak mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari, dalam jangka panjang akan menimbulkan efek kejahatan: korupsi di kantor, pencurian, perampokan, dan lain-lain. Ternyata kasus Century masih kalah sistemik.
Transportasi memang merupakan lini yang vital bagi kondisi perekonomian suatu negara. Maka perbaikilah dia dengan menghadirkan orang-orang yang profesional dan amanah di bidangnya. Hipotesis Saya, Menteri Perhubungan, Gubernur DKI, dan Direktur KCJ adalah yang paling bertanggung jawab atas kesemrawutan ini. Malah, dalam lubuk hati yang paling dalam, Saya memimpikan tiga posisi penting ini dipegang saja oleh swasta-tanpa campur tangan politik tentunya. Ah, mimpi Saya masih terlalu indah untuk terrealisasi. Berdoa saja, semoga yang bersangkutan insyaf dan buru-buru taubat. Kalau memang tidak mampu, tidak perlu dipaksakan. Masih banyak yang jauh lebih bersih, peduli, dan profesional.
*ditulis di KRL yang (lagi-lagi) telat

Advertisements

Written by Bijak F. Putranto

February 28, 2011 at 7:30 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: