#bijakfputranto

@bijakfputranto

Saatnya Hijrah

with 13 comments

555753616_03479bd7751Hijrah, bukanlah suatu hal yang luar biasa bagiku. Tentunya dengan definisi hijrah dalam arti sempit, yaitu berpindah secara fisik. Setidaknya, sampai saat ini, ketika Aku sudah berusia 22 tahun menurut tahun masehi dan 23 tahun menurut tahun hijriah, Aku sudah berkali-kali mengalami pindah kediaman.

Sedikit berbagi perjalanan kehidupan. Aku dilahirkan di Pasuruan, Jawa Timur. Menginjak usia 1,5 tahun Aku-dan keluarga tentunya- pindah ke Tarakan, Kalimantan Timur. Memasuki umur 4 tahun, Bandung-Jawa Barat– menjadi tempat tinggal Kami. Tidak terlalu lama, memasuki usia TK-nol besar- Kami sekeluarga pindah ke Padang, Sumatera Barat. Empat tahun kemudian, Kami berpindah ke Medan, Sumatera Utara. Lalu, ketika aku masuk tingkat SMP,-untuk yang terakhir kalinya- Kami sekeluarga dipindahkan ke Semarang, Jawa Tengah. Sampai saat ini, setiap Aku ditanya “Asalnya mana?”, maka bisa dipastikan jawabanku adalah “Semarang.” Walaupun Aku sekarang telah menjadi penduduk kota Bandung(lagi)-demi menuntut ilmu- orang tua(dan adikku) masih tinggal di Semarang. FYI, kedua orang tuaku(dulunya) adalah pegawai salah satu BUMN yang mengurusi bidang telekomunikasi(halah, bilang aja TELKOM!).

Kebiasaan nomadenku, ternyata masih tetap berlanjut sampai saat ini. Empat tahun Aku menjalani pendidikan di Institut Teknologi Telkom(d/h Sekolah Tinggi Teknologi Telkom) Bandung, Aku sudah merasakan 5 tempat tinggal. Artinya kontrak kos yang biasanya berlaku selama satu tahun, memang hanya aku jalani satu tahun. Kecuali ketika awal-awal masa kuliah, Aku hanya merasakan 6 bulan di Asrama Putra. Karena memang Kami semua-penghuni asrama waktu itu- ‘diusir’ karena gedung asrama akan segera dialihfungsikan menjadi gedung lab & admin salah dua jurusan. Bahkan, ketika tulisan ini dibuat, Aku sedang dalam proses pindah kos(lagi) ke daerah Bandung utara, menyesuaikan dengan lokasi kampus baruku.

Ada beberapa manfaat yang Aku rasakan selama menjalani ‘hobby’ku ini. Pertama, lingkungan yang baru akan menuntut kita untuk lebih mudah beradaptasi. Sehingga ini bisa menjadi tambahan ‘soft skill’ bagiku agar lebih luwes dalam pergaulan. Inilah yang Aku sebut dengan keluar dari lingkaran aman & nyaman. Kedua, lingkungan yang baru memperluas jaringan sosial. Sehingga, semakin banyak orang yang kita kenal, harapannya bisa menjadi ‘tabungan’ penolong kita dikala sulit. Inilah esensi silaturahim. Ketiga, berpindah berarti memulai kehidupan baru. Biasanya awal-awal masa pindah, motivasi dan semangat untuk berprestasi berada pada puncaknya. Ibarat batere yang baru di-recharge, seperti itulah kondisi spirit kita.

Sisi negatifnya? Proses berpindah akan menguras segala tenaga dan pikiran, bahkan tidak sedikit menguras materi yang kita punya. Karena kita akan berupaya keras memikirkan tempat baru yang harus lebih baik daripada sebelumnya. Bagaimana proses pindahnya dan lain sebagainya. Ah, tapi menurutku, inilah harga yang harus dibayar oleh seorang petualang sejati.

Ada komentar dari seorang teman mengenai kebiasaanku ini. Katanya, dari sisi psikologis Aku bisa dikategorikan orang yang tidak setia. Cepat merasa bosan, dan selalu ingin berganti keadaan. Tersenyum aku mendengarnya, tanpa bermaksud menyangkal. Karena kuanggap itu hanya guyonan. Apakah aku lantas menjadi orang yang suka bergonta-ganti pasangan? Hahaha, semoga tidak kawan. Karena kondisi satu tidak selalu sama di kondisi lainnya. ^_^

Advertisements

Written by Bijak F. Putranto

January 17, 2009 at 4:08 pm

Posted in Stuff

13 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. aku tipe setia jek
    Ga pernah hijrah dari rumah, masih tetep di muntilan dari kecil mpe skarang baru kali ini terdampar di Bandung.
    Kosan dah 4 tahun gak ganti, organisasi sampe 4 tahun juga
    hahahaa….

    arqomalifh

    January 17, 2009 at 11:03 pm

  2. ehm… ehm….
    playboy nie… πŸ˜€ V

    HAMMAM ABDILLAH

    January 18, 2009 at 11:47 pm

  3. ciee yang petualang sejati wkwkwkwk
    betewe,, kamsudna apa tuh
    ngerasa bukan baca tulisan restu??
    ckckckck
    πŸ˜›

    restu utami

    January 20, 2009 at 10:28 pm

  4. @arqomalifh
    iya deh iya…^_^
    @HAMMAM ABDILLAH
    waduh..ga segitunya kalee..
    @restu utami
    maksudnya teh,,ngerasa asing aja restu nulis gitu

    bijakfajar

    January 23, 2009 at 7:22 pm

  5. sama kak, saya dan sekeluarga juga sempet pindah-pindah, loncat sana loncat sini…
    Soalnya ortu kerja di salah satu BUMN di bidang Telekomunikasi [maksa banget sih mau tau…. ya udah, vanie kasih tau,kerjanya di TELKOM ^_^ hoho..]
    Alhamdulillah sekarang dah menetap di Bogor sejak kelas 3 SD, hmm berarti dah 13 tahun-an jadi orang bogor, tapi kalo di tanya bisa bahasa sunda atau gak.. definitly i Can’t… hehe

    febryanti

    January 25, 2009 at 7:04 pm

  6. @febryanti
    iya…saiah uda tau koq klo ortu vanie kerja di telkom…
    tau dari mana?? dari reza, katanya waktu gladi di bogor ngeliat vanie di kantor telkom…jadi ambil kesimpulan sementara ortu vanie di telkom juga…dan ternyata bener kan….hehehehe

    bijakfajar

    January 25, 2009 at 9:40 pm

  7. hehe, masih inget toh kak reza sama saya hehe
    baruuuu aja vanie mau tanya ke kak bijak [gara2 kak bijak meragukan kalau saya mengenal kak bijak] : “kenal sama saya enggak? jangan2 enggak kenal lagi wkwkwkwkw”

    tapi berhubung dari hasil reply commnetku di atas, sepertinya ka bijak tau vanie.. hehe [Exist Mode :ON]
    ^_^

    febryanti

    January 26, 2009 at 6:07 am

  8. sesama narsis dilarang saling mendahului
    πŸ˜€

    bijakfajar

    January 26, 2009 at 6:24 am

  9. saya gak narsis kak, [kalo kata adik saya yang baru semester 1, narsis mah dah basi mba, sekarang saatnya Exist hehe]

    febryanti

    January 26, 2009 at 6:35 am

  10. ^klo saiah mah pake Telkomsel…
    πŸ˜›

    bijakfajar

    January 26, 2009 at 7:09 am

  11. wah teman saya ini ternyata anak seribu pulau….

    *jangan2 dulu pernah jadi bintang di tayangan anak seribu pulau*

    ada tawaran backpacking akhir maret…mau mau mau?*maap g ngiklan saiah*

    aerapianggis

    January 28, 2009 at 7:08 am

  12. ^info lengkapnya dunk…

    bijakfajar

    January 31, 2009 at 6:44 am

  13. Kalau ortu di BUMN emang selalu nomaden. Un juga seumur hidup hijrah sampai lebih dari 10x,,,,,
    tapi ada enaknya jadi punya banyak teman masa kecil hihihihi n_n

    joh4nn4

    February 1, 2009 at 6:03 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: