#bijakfputranto

@bijakfputranto

Ketika Cinta dan Da’wah Berpadu*

with 6 comments

Bijak feat. Kang Abik

Bijak feat. Kang Abik

Bahasa Indonesia memang miskin kosakata untuk bisa mendefinisikan ‘cinta’. Tidak seperti bahasa Inggris atau bahasa Arab yang konon memiliki banyak terminologi untuk mengkategorikan ‘cinta’. Cinta kepada lawan jenis, cinta kepada orang tua, sampai cinta kepada sahabat, semuanya memiliki istilahnya masing-masing.

Saya jadi teringat sebuah film, berjudul Love is Cinta. Film yang menurut Saya, terlalu cengeng dan konyol. Karena inti ceritanya hanya sekedar memastikan definisi ‘Love’, apakah ‘Cinta’ ataukah ‘Sayang’. Sampai-sampai harus menyinggung alam gaib. Padahal keduanya masih menggunakan objek yang sama:lawan jenis.

Sungguh berbeda dengan apa yang disajikan Kang Abik(Ust. Habiburrahman El Shirazy) dalam novel-novelnya: Ayat-ayat Cinta dan Ketika Cinta Bertasbih. Walaupun cinta yang dibahas adalah cinta yang paling disukai anak muda, namun nilai-nilai yang terkandung di dalamnya merupakan cinta dari beberapa sudut pandang. Yang lebih mengagumkan lagi, cinta itu disandingkan dengan sesuatu hal lain, yang juga indah:‘da’wah’. Maka jadilah ia kombinasi yang serasi, kolaborasi yang seksi.

Hal ini jugalah yang tidak pernah dipikirkan oleh pekerja-pekerja seni di Indonesia. Mereka tidak pernah memikirkan lebih dari sekedar bagaimana mengeruk keuntungan sebanyak mungkin dari industri seni, tanpa peduli apa dampak dari hasil karya mereka bagi generasi bangsa ini. Pantas saja kesyirikan masih merajalela(baca postingan sebelumnya), karena inilah buah dari tontonan mistis yang dijejalkan pada masyarakat kita. Wajar saja seks bebas di mana-mana, sebab inilah yang disajikan di hampir semua media massa. Inikah wujud cinta yang sebenarnya?

Kita sangat mengharapkan, akan lahir generasi yang mewarisi kepedulian Kang Abik. Kepedulian yang dibarengi dengan cinta untuk menjaga masyarakat kita dari nilai-nilai yang merusak tatanan nilai kemanusiaan. Kepedulian yang dikemas dalam da’wah untuk meraih ridhanya.

*Disarikan dari Kajian Ba’da Ashar bersama Kang Abik dan Ust.Dr Amir Faishol @Wisma Mulia lt.18, 17 September 2008

Advertisements

Written by Bijak F. Putranto

September 22, 2008 at 8:36 am

Posted in Uncategorized

6 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Hohoho.. ada yang narsis..
    Sepakat dech dengan idenya..

    kangmaswiwit

    September 22, 2008 at 9:29 am

  2. “Hal ini jugalah yang tidak pernah dipikirkan oleh pekerja-pekerja seni di Indonesia. Mereka tidak pernah memikirkan lebih dari sekedar bagaimana mengeruk keuntungan sebanyak mungkin dari industri seni, tanpa peduli apa dampak dari hasil karya mereka bagi generasi bangsa ini.”

    hohoho… kynya ini referensi tontonannya kurang deh…
    how about ‘sang murabbi’? gie? tjut nyak dien? naga bonar jadi 2? kun fayakun?

    xixixi… sekarang jaman dah berubah. pengetahuan juga harus bertambah…
    saya punya referensi acara yang optimis dalam memandang perfilman Indonesia : Anak Muda, Film, & Dakwah

    dhedhi

    September 22, 2008 at 8:15 pm

  3. ^nyantai bung…saya lagi ga ngomongin film.tapi seni secara luas…

    @kangmaswiwit
    itulah untungnya punya blog..
    jadi bisa narsis sepuasnyah…
    ^_^

    bijakfajar

    September 23, 2008 at 8:53 pm

  4. Cinta dan Dakwah berpadu, judul yang menarik, tapi bisa juga menjadi sebuah kata yang tak terpisah yaitu Cinta Dakwah. Itulah yang dilakukan oleh Muhammad saw, ketika cinta dan dakwah tak terpisahkan maka ia akan menjadi bagian dari hidupnya. Merupakan sebuah tujuan yang mulia, hidup yang dilakukan untuk dakwah sangat berarti untuk memulyakan Ad Diin ini, berbeda dengan orang-orang yang hidup hanya mengikuti kehendak dirinya sendiri… seperti hidup tanpa makna

    arqomalifh

    September 24, 2008 at 5:49 am

  5. ehem…ada yang barusan foto bareng dengan kang abik.

    Mas, koq sampeyan bisa foto bareng dengan beliau???

    Kira2 sampeyan dapat bocoran dari beliau gak mengenai novel berikutnya yang akan dirilis?

    Lain kali aing diajak ya, klo ada acara begituan…hehehe….

    Favian

    September 24, 2008 at 10:54 pm

  6. ^klo ga salah judulnya “Ketika Ayat Cinta Bertasbih”
    hehehhe….becanda ding…

    @arqomalifh
    tul bang…

    bijakfajar

    September 25, 2008 at 10:08 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: