#bijakfputranto

@bijakfputranto

Jangan mau seumur hidup punya perut buncit

with 17 comments

Mungkin kita sering mendapati senior yang baru meninggalkan kampus selama kurang lebih dua bulan, lalu tiba-tiba datang kembali ke kampus untuk bersilaturahim dengan teman-temannya. Hal ini adalah hal yang wajar. Apalagi kebutuhan berbagi memang merupakan suatu hal yang normal pada manusia umumnya. Perasaan ingin menceritakan pengalaman-pengalaman baru di kantor, aktivitas pekerjaan di lingkungan yang baru, dan lain sebagainya.

Yang tidak kalah wajarnya, dan mungkin sudah menjadi sebuah fenomena, jika senior tersebut kembali dengan badan yang ‘lebih besar’. Ah, rasanya kitapun sudah sama-sama paham, bahwa kerja di kantor yang menghabiskan kurang lebih delapan jam dengan ditemani sebuah komputer atau laptop, akan mengakibatkan lemak-lemak menumpuk dan tidak terdistribusi dengan baik menjadi energi.  Apalagi kalau waktu akhir pekan, hari Sabtu dan Minggu, hanya dihabiskan untuk membalaskan dendam, dengan beristirahat total di rumah, menikmati acara-acara di televisi. Betapa membosankannya hidup dengan rutinitas seperti itu.

Satu bagian tubuh yang paling sensitif terhadap penumpukan lemak adalah perut. Maka jangan heran, perut yang dilatih secara rutin selama kuliah untuk menjadi six pack, akan menjadi one pack hanya dalam waktu dua bulan. Bagian tubuh yang lain, mungkin masih bisa direkayasa dengan pemilihan pakaian yang tepat. Tapi untuk perut, sebaiknya jangan terlalu berharap banyak.

Apakah hal ini hanya terjadi pada karyawan yang hanya kerja di mejanya saja? Ternyata tidak. Karena pada kenyataannya, teman-teman semasa kuliah yang kini bekerja di bagian Network Operation, yang notabene mobilitasnya cukup tinggi karena harus sering turun ke lokasi-lokasi BTS, banyak pula yang ‘membesar’.

Lantas, bagaimana solusinya? Dari pengalaman yang Saya alami sendiri, setidaknya ada dua hal yang bisa kita lakukan, untuk mencegah datangnya si ‘perut buncit’. Pertama, dengan tetap menjadwalkan diri untuk konsisten berolahraga. Bahkan, ada beberapa perusahaan yang menyediakan fasilitas yoga dan fitness untuk karyawannya. Ada pula yang secara rutin membooking lapangan futsal. Kalaupun, perusahaan tidak mensupport hal tersebut, maka olahraga yang bisa kita lakukan adalah dengan memperbanyak jalan kaki. Apalagi jika jarak antara rumah/kos dan kantor tidak terlalu jauh. Lebih baik memaksakan diri untuk berjalan kaki.

Yang kedua, khusus bagi yang muslim. Lakukanlah rutinitas shaum(puasa) sunnah Senin dan Kamis. Sudah sehat, dapat pahala pula. Tapi ingat, jangan sampai kita berniat puasa untuk diet. Badan yang terkendali berat badannya, hanya merupakan ‘hadiah’ dari Allah kepada para hambanya yang rajin melaksanakan ibadah shaum sunnah.

Dua cara di atas merupakan cara yang mudah dan murah. Hanya dibutuhkan tekad yang kuat, dan komitmen yang nyata. Selebihnya, marilah kita serahkan kembali kepada yang memiliki segala kuasa. Faidza azamta, fatawakkal ‘alallah.

Advertisements

Written by Bijak F. Putranto

September 12, 2008 at 10:07 am

Posted in Uncategorized

17 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. sial, blm pergi aja dah mlendung…..nancep bgt jak…T_T

    erfan

    September 12, 2008 at 11:37 am

  2. ^yoi pan…
    makanya pan…banyakin jalan ame puase…
    🙂

    bijakfajar

    September 12, 2008 at 1:28 pm

  3. Ya ampun tuch fotonya ????
    Emang akan kayak gitu ya kalian nanti,,,,
    Hehehehe,,,,

    Makanya Diet ^_^

    vie87

    September 12, 2008 at 2:24 pm

  4. ^ati2 hukum karma lho!!!!
    🙂

    bijakfajar

    September 12, 2008 at 2:30 pm

  5. gw udah kurusan sekarang ..
    selamat tinggal gemuk !!!!

    rorizki

    September 13, 2008 at 9:59 pm

  6. selamat tinggal kegemukan ..

    rorizki

    September 13, 2008 at 10:00 pm

  7. ^berkah puasa ki??
    ^_^

    bijakfajar

    September 15, 2008 at 8:44 am

  8. hehehe…
    foto siapa tuh mas???
    Curiga nih…

    Mang faktanya kayak gitu ya, bahwa mahasiswa yang telah lulus dan bekerja akan menjadi gemuk???

    Favian

    September 15, 2008 at 11:11 pm

  9. ^nemu di google…
    emang ga semua sih…cuma ngambil rata2 ajah…
    ^_^

    bijakfajar

    September 16, 2008 at 8:09 am

  10. idih kak..amit2…

    biasanya kalo cewe kalo abis ngelahirin…

    tp chindi bertekad sit up terusss… – semoga –

    chindi

    September 16, 2008 at 4:40 pm

  11. ^rajin2nya dari sekarang…

    bijakfajar

    September 17, 2008 at 1:27 pm

  12. hiks.. kenapa harus ada postingan gini.. huh

    adheet

    September 17, 2008 at 5:31 pm

  13. ^hehehe…kesinggung ya dit…
    bagus…itu artinya kamuh sadar diri…
    wkwkwwk….^_^

    bijakfajar

    September 18, 2008 at 8:35 am

  14. puasa itu bisa juga yach jadi diet sehat alami!
    http://melilea-organik.com/buncit/hati-hati-dengan-perut-buncit.html

    yuni

    September 22, 2008 at 8:29 am

  15. ^betul mba…

    bijakfajar

    September 22, 2008 at 8:41 am

  16. Sebenernya perut buncit bukan karna masalah makan ato bekerja koq, tapi lebih kepada suasana hati. Hati yg tentram dan nyaman cenderung membuat makanan yg masuk ke dalam tubuh menjadi daging.. 😀

    sebenernya sih gampang koq…kalo dari saya pribadi, jangan makan malam. atopun kalo terpaksa makan malam, jangan sampai lebih dari jam 7 malam.

    udah ada buktinya lho..selama 2 minggu ini saya ga makan malam, lingkar pinggang sudah berkurang 5 cm..

    😀

    g0En

    November 9, 2008 at 10:43 pm

  17. ^makasi infonya mas goen…
    ^_^

    bijakfajar

    November 10, 2008 at 11:05 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: